Tampilkan postingan dengan label diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diri. Tampilkan semua postingan

15 Oktober 2009

Kecerobohan ada pada diri anda

Gak disangka, gak din(Yana)...
seorang teman keceplosan memberikan data tentang account emailnya kepada seseorang.








Just information for all,
Today someone was hacked my yahoo email and facebook. Emailku ga bs dibuka karena diganti habis dari password sampai ke security question dan secondary email. Isi facebook berantakan, 1227 teman raib seketika, dan Yana Haudy tak bisa lagi dicari di facebook menyebabkan hilang kontak dengan sahabat dan relasi. HOW DARE!!

Kok bisa? Karena secara ga langsung aku pernah bilang "Hahaha, ga mungkin lupa, Pak, lha wong passwordnya sama kyk email saya."
CEROBOH SEKALI!!

Kesimpulan diatas adalah begitu (maaf) cerobohnya teman saya itu (wkwkwkwkw. ups! maaf), dan sebenarnya hal ini bisa terjadi juga pada anda!!!

Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga passwod kita agar tidak diketahui oleh orang lain :

1. Ganti passwod e-mail anda dengan yang sulit ditebak (misalkan berapa kali anda "coli" dalam sehari... :p).
-Hindari pemakaian password yang pendek dan merupakan kata-kata umum yang terdapat pada kamus, baik kamus bahasa Indonesia (jawa, sunda, batak, ambon, manado, hallaaaaah...) maupun bahasa Inggris. Biasanya hacker e-mail akan mencoba satu persatu kata-kata yang berada di kamus untuk membuka e-mail kita.
-Sebaiknya menggunakan password yang terdiri dari 6 karakter atau lebih. Lebih panjang lebih baik, (karena katanya yg panjang itu lebih enak, :p) namun jangan sampai kita lupa dengan password kita sendiri.
-Kemudian selipkan atau masukkan karakter-karakter yang bukan huruf atau angka ke dalam password kita (klo bisa gunakan karakter sansekerta, wakakaakaka). Bisa juga dengan mengkombinasikan huruf besar dan kecil pada password.

2. Hati-hati jika membuka alamat e-mail dari tempat umum (hal ini sama hal-nya seperti jika anda cipokan ditempat umum).
-Jika kita membuka e-mail dari kantor, warnet, rumah teman, rumah sodara, tetangga, dan sebagainya yang bukan komputer personal kita sendiri sebaiknya kita tidak mengetik langsung passwod melalui keyboard.
-Terkadang orang yang kita kenal maupun tidak kenal bisa memasang dan menginstall program mata-mata yang dapat mengetahui apa saja yang anda ketik di keyboard dan mengirimkannya ke email yang telah di set. Cara mengatasinya adalah bisa dengan program mouse keyboard yang ada di windows XP atau bisa kita pasang atau bawa sendiri dari disket, flashdisk, cd atau dari mouse keyboard online di internet. Cara menggunakannya adalah dengan mengklik tombol-tombol yang tersedia pada program tersebut yang ditujukan ke form isian password.
-Cara lainnya adalah dengan copy paste dari tulisan yang ada ataupun yang telah kita siapkan. Jangan lupa mengacak password tersebut agar jangan sampai terbaca dan dapat dipahami orang lain yang membacanya.
-Buat website atau blog sederhana yang bersisi sandi-sandi yang hanya anda yang dapat memahaminya. Lalu copy paste saja dari sandi-sandi yang akan membentuk password alamat e-mail anda.

3. Hati-hati membuka e-mail di komputer pribadi anda.
Jalankan program-program anti virus ataupun anti spyware yang sudah update tidak lebih dari 2-3 bulan. Plus jalankan selalu program firewall ketika berselancar di internet untuk memblokir koneksi-koneksi yang tidak diinginkan baik dari dalam komputer kita maupun dari luar yang biasanya bertujuan buruk kepada kita. Program set yang saya rekomendasikan (ehum...) adalah AVG anti virus, Ad-Aware anti spyware dan McAfee firewall atou Avira. Sering-seringlah menjalankan aplikasi tersebut dengan update definition dan patch untuk meng-eliminasi segala kemungkinan masuknya virus dan spyware yang tidak kita kehendaki.

4. Ganti passwod alamat e-mail anda secara berkala.
Dengan mengganti secara berkala maka akan menyulitkan orang-orang yang hendak take over e-mail anda. Namun sekali lagi jangan sembrono sehingga lupa dengan passwod anda (dasar tulalit loe...!!!).

5. Bedakan password account e-mail yang satu dengan yang lain (jangan sampe password e-mail ketuker sama password untuk membuka celana dalam anda ).
Dengan begitu maka apabila salah satu account e-mail kita jatuh ke tangan hacker maka kita memiliki e-mail cadangan yang sudah lama kita gunakan.

6. Login pada website yang benar (mo buka e-mail ko malah masuk ke nyamuk.com...!!!).
Lihat pada browser kita apakah alamat untuk login ke dalam email kita sudah benar. Jangan sampai kita memasukkan passwod di website yang sengaja dibuat mirip untuk menjebak kita. Pahami betul sistem path penamaan address url yang biasa kita lewati. Jika anda curiga sebaiknya jangan login dan tanyakan ke orang lain yang lebih paham.
7. Gaul dong (...katanya anak gaul, ko' digaulin malah nangis...??? )
Rajin mencari tahu perkembangan e-mail hacking di situs-situs atau di mailing list. Dari waktu ke waktu para hacker akan menemukan dan menyempurnakan tehnik jahatnya untuk membuat anda sengsara karena kehilangan akses masuk ke email kita.

8. Dan... jangan seperti teman saya. (bwakakakakakaak...)

Jika anda telah kehilangan akses untuk masuk ke dalam alamat e-mail anda maka gunakan tehnik recovery dengan memasukkan data-data yang ditanyakan serta mengklik link-link yang diperintahkan penyedia layanan e-mail. Jika anda lupa dengan data tersebut atau data tersebut telah dirubah oleh hacker, maka segera ucapkan bye-bye dan selamat tinggal kepada alamat e-mail lama anda dan segera buat alamat e-mail baru dan jangan lupa untuk belajar dari kesalahan anda.

13 April 2009

Mari menguji potensi diri

Apa yang paling penting Anda ketahui? Ya, betul, kelebihan dan kekurangan diri. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan Anda, nilai atau "harga" diri Anda pun bisa segera diterapkan, terutama jika menyangkut penawaran gaji saat melamar kerja. Nah, berikut beberapa kiat mengetahui kelebihan dan kekurangan diri Anda.

Jika Anda merasa sulit untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, atau mengukur kemampuan diri, ada baiknya meminta bantuan teman terdekat, keluarga, atau orang yang menurut Anda objektif dalam menilai. Bila masih kesulitan, berkonsultasilah pada ahli, seperti psikolog misalnya.

Ada beberapa cara yang menurut Dra. Mira Rumeser maupun Dra. Dienaryati Tjokrosuprihatono, M.Psi, yang bisa dilakukan untuk mengukur kemampuan diri. Di antaranya;

Pertama, jujur pada diri sendiri. Apa kelebihan Anda? Perhatikan hal itu sejak masa sekolah hingga saat ini. Kalau selalu meraih juara terakhir, kemungkinan Anda tidak terlalu pandai. Walau sudah berusaha maksimal, tetap golongan Anda adalah rata-rata. Memang IQ bukan satu-satunya kunci keberhasilan, karena masih ada emotional intelligence atau social skills.

Kedua, buat bagan yang menunjukkan siapa Anda. Bagan ini memperlihatkan segala kekurangan maupun kelebihan yang Anda miliki. Bila lebih banyak keluar sisi negatif, bisa jadi Anda kurang percaya diri. Hal ini tidak baik karena bila ada masalah berat, Anda sulit untuk bisa menerima diri sendiri. Cobalah berpikir positif. Anggap kesalahan sebagai sesuatu yang parsial untuk kemudian diperbaiki dan diatasi.

Ketiga, akui kekurangan diri. Mengakui kekurangan diri merupakan hal yang sulit, tapi Anda harus tetap melakukannya dan mendata kekurangan yang ada (stock opname).

Keempat, periksa ulang kelebihan maupun kekurangan yang ada. Entah itu dengan teman, pasangan, ataupun orangtua. Intinya, Anda bisa mengetahui segala hal tentang diri Anda dari orang yang benar-benar tahu tentang Anda. Dan tentunya bisa Anda percaya.

Kelima, mencari pemecahan atas kekurangan diri. Apa yang harus dibenahi dan diperbaiki. Misalnya Anda orang yang tidak mudah bergaul, berarti harus mencoba mengatasi dengan melatih diri untuk bersosialisasi. Lain halnya dengan IQ. Itu merupakan sesuatu yang terberi, tapi Anda tetap bisa mengatasinya dengan banyak belajar dan membaca. Ada beberapa hal yang sifatnya tidak bisa dilatih. Jika demikian, cobalah untuk menerima apa adanya. Jangan melakukan kesalahan yang sama. Belajarlah dari kesalahan yang telah diperbuat.

Terakhir, pemeriksaan psikologis. Hal ini sebenarnya untuk mengukur kemampuan diri, dalam hal ini IQ. Selain itu EI juga sebetulnya bisa diukur, yakni dengan cara mengenali diri sendiri.

Nah, tak sulit kan? Dengan beberapa "ujian" di atas, Anda pun jelas tahu, berapa nilai Anda.