22 Juli 2011

MPP v1.0 - Mini Personal Phonebook

MPP v1.0 by Amoebadesign
Mini Personal Phonebook Copy right 2011

This application dedicated to my little (yg sebenarnya gak kecil sih. wakwkwkwkw) sister Cardha "Guardian Angel" Mas Galuh, my best friends Amal Taat - Yana Haudy (yanahaudy.net) - Ade Virna Spaer - Vharanie Mustapa Gunadisastra, my family, my brain, my hope and of course those of you who have been using this application MPP v1.0 - Mini Personal Phonebook by Amoebadesign.

MPP v1.0 - Mini Personal Phonebook is a small and very simple application which you can use on a computer-based on Microsoft Windows™ operating system with a screen resolution of at least 1024 X 768 and 512kb of memory.

If you have difficulty in using or operating this application, you can contact us at madlocksite@gmail.com or http://eikdoank.blogspot.com/ Nb. Sorry for my bad english and also sorry for my bad writing (LOL) d:)
This application is free and you do not have to pay to have it!

Default Login

Username : ADMIN
Password : admin

Download: MPP v1.0 - Mini Personal Phonebook




27 Mei 2011

Yang dicaci, yang dicari

Pada Tahun 2010, beberapa Kementerian membuka lowongan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru. Tak ayal lagi, ribuan orang mendaftarkan diri meskipun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi tak sedikit. Setiap pelamar wajib menyertakan kartu kuning, SKCK (bukti kelakuan baik) dari kepolisian, surat keterangan sehat dari rumah sakit yang semuanya tak bisa dibilang gratis. Pungutan selalu merajalela saat orang ramai ingin menjadi CPNS. Bila satu saja persyaratan administrasi tersebut tak disertakan, maka jangan harap bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Saya tak mau panjang lebar mengomentari rumitnya mengurus surat-surat tersebut. Yang mengherankan adalah bagaimana pekerjaan menjadi PNS itu begitu menggoda padahal sudah rahasia umum beberapa persen dari mereka tak bekerja sesuai aturan. Tak jarang PNS dicaci karena korupsi. Entah itu korupsi waktu kerja ataupun korupsi uang negara.

Media juga tak surut memberitakan kemalasan PNS, namun sayangnya efek pemberitaan tak mampu menjadi cambuk bagi mereka untuk berbenah diri. Sungguh sayang. Media yang dianggap sebagai kontrol publik saja sudah tak mampu membuat mereka sadar apalagi dengan cibiran masyarakat yang terdengar seperti bisikan saja.

Meskipun banyak dicibir, dicaci, dimaki atau apalah sebutannya itu, ribuan orang tetap berminat menjadi PNS. Tak jarang juga mereka yang mencaci ikut meramaikan ajang pendaftaran CPNS tadi. Mulut menolak tapi hati berontak. Fenomena ini rasanya sulit hilang dari tanah Indonesia. Keinginan untuk mendapat uang tanpa harus bersusah payah nampaknya telah menjadikan orang sebagai hamba profesi PNS. Lihat saja, pendaftaran CPNS tak pernah sepi peminat.

Bagaimana negeri ini bisa makmur, kalau tujuan hidup masyarakatnya hanya ingin santai di hari tua tanpa ada upaya maksimal di masa muda. Seharusnya mereka yang menjadi PNS sadar bahwa sebenarnya mereka adalah abdi negara yang digaji dengan uang rakyar. Seharusnya malu jika korupsi uang dan waktu. Apa sulitnya melayani masyarakat hanya 8 jam sehari? Apa sulitnya berada di kantor selama jam kerja. Dan mengapa terlihat sulit menahan diri untuk tak korupsi? Padahal mereka akan tetap mendapat santunan hidup di hari tua.

Saya cuma berharap, pola pikir mayoritas masyarakat Indonesia bisa berubah untuk lebih mementingkan bangsanya ketimbang mementingkan kenyamanan pribadi. Toh kalau bangsa ini sudah nyaman, tenteram, dan sentosa tentunya kehidupan masyarakat di dalamnya juga ikut sejahtera!

Sumber: http://catatan-ocha.blogspot.com/

07 Maret 2011

Efek Positif Panggil Kekasih dengan Julukan Mesra

Pernah mendengar sepasang kekasih saling menyapa dengan panggilan khusus? Mungkin terdengar menggelikan saat seseorang memanggil kekasihnya dengan nama 'babe' atau 'sayang'. Tapi menurut penelitian, memanggil kekasih dengan nama kecil atau julukan mesra bisa membuat hubungan asmara antara keduanya lebih mesra, ceria dan menyenangkan dibandingkan memanggil nama aslinya.


Satu studi tentang 'bahasa cinta' yang diterbitkan di Journal of Social and Personal Relationships menunjukkan, semakin konyol nama julukan, atau semakin unik kode kalimat yang dipakai untuk berkomunikasi dengan kekasihnya, maka pasangan tersebut akan semakin merasa puas dengan hubungannya.

Dikutip dari Women's Health Mag, penelitian telah menemukan bahwa pasangan yang menggunakan 'kode-kode rahasia', nama julukan atau bahasa tertentu --yang hanya dimengerti oleh mereka-- lebih bahagia dibandingkan pasangan yang menggunakan bahasa normal.

"Menggunakan nama julukan, panggilan sayang atau bahasa-bahasa buatan sendiri kepada pasangan merupakan cara mudah untuk membangun komunikasi positif dalam kehidupan sehari-hari pasangan. Hal ini juga bisa menjadi cara yang sangat sederhana untuk menjaga romantisisme tetap kuat," jelas Jamie Turndorf, psikolog dan terapis hubungan dari New York City.

Menyampaikan kode atau bahasa khusus yang hanya dimengerti pasangan, menandakan hubungan Anda tak hanya dekat secara fisik tapi juga emosional. Sebagai contoh, Anda sudah tidak nyaman berada di suatu tempat dan ingin segera pergi. Bahasa seperti 'Di sini mulai dingin ya?' bisa diartikan pasangan 'Ayo pergi dari sini'.

Dengan mengerti bahasa atau kode 'tersembunyi' menandakan hubungan Anda dan si dia cukup dekat dan saling mengerti satu sama lain. Hal yang sama juga diungkapkan Carol Bruess, salah satu tim penulis 'Belly Button Fuzz and Bare-Chested Hugs: What Happy Couples Do'.

Carol menyatakan, "Sebutan atau panggilan khusus, secara simbolis menunjukkan bahwa Anda cukup perduli tentang pasangan dan hubungan kalian. Mempunyai bahasa sendiri, berarti Anda menciptakan dunia dan budaya sendiri dalam hubungan."

Menciptakan bahasa sendiri yang unik, lucu dan aneh tak hanya mempererat jalinan asmara, tapi juga bisa membantu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Lorne Campbell, pengajar psikologi di University of Western Ontario telah mempelajari penggunaan humor saat menghadapi konflik. Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Personal Relationships tersebut menyebutkan bahwa melontarkan sedikit canda bisa sedikit menenangkan suasana dalam perselisihan.

iPad Belum Tertandingi

San Francisco - Chief Executive Officer (CEO) Apple, Steve Jobs meyakini hingga saat ini belum ada satu pun tablet yang mampu menyaingi iPad. "Mereka (kompetitor iPad) balik membuat papan gambar," kata Jobs saat meluncurkan iPad 2 di San Francisco, California, pekan lalu.


Kalimat itu memang terkesan mencerminkan keangkuhan Jobs. Tapi mungkin ada benarnya juga karena sampai sekarang iPad menguasai lebih dari 90 persen pasar tablet dunia. Pada kesempatan itu, Jobs mengatakan Apple telah menjual lebih dari 15 juta unit iPad sepanjang tahun lalu.

Pernyataan Jobs itu diamini analis dari Forrester, Sarah Rotman Epps. Menurut dia, berbagai tablet yang telah dan akan diluncurkan oleh berbagai vendor, seperti Motorola, Samsung, Hewlett-Packard, dan Research In Motion (RIM) tidak lebih dari produk uji coba yang cacat. "Belum ada satupun yang melejit mengalahkan iPad," katanya.

Rotman menambahkan salah satu strategi yang harus dilakukan Apple ke depan adalah meningkatkan layanan aplikasi untuk iPad. Selain itu, harga iPad 2 yang lebih murah ketimbang iPad generasi pertama juga bisa menjadi daya tarik bagi konsumen dan memperlemah berbagai tablet keluaran vendor lain.

06 Maret 2011

ANGGAP SAJA ITU AKU

ANGGAP SAJA ITU AKU

pagi menggeliat seperti memusuhi matahari
dan tiba saja aku menjadi seorang bajingan
yang terbangun diantara ribuan sufi
memeras tempurung kepala menyuling mimpi
menjenang kencing nanah dan tepung kanji..
langit sekarat kehabisan nafas
karena udara telah dirampok angin
sehabis merobek kemaluan panji panji

dan aku bajingan yang berdiri
diatas rumput berduri belati
pohonnya telah menjadi baja
akarnya menghisap darah
riuh lolong serigala
memakan bangkai bangsannya
dan aku bajingan buta aksara
yang menulis kata
diantara pantun para pujangga

karena aku memang bajingan
yang membiarkan para wanitanya merajang berdarah
diranjang orang...
( menjadi budak menjilat kaki )
aku adalah bajingan
yang melihat para bajingan menyalak
mencakari dinding dinding menulis doa
tanpa berbuat apa apa...

Kebon jeruk
disebuah kedai, 2001011
buat 'akal'
 

Kanker Usus

Hehehe... dah lama nih blog ditinggalin (gak diupdate) semenjak saya menginap di Rumah Sakit A.Yani Pekanbaru  karena sakit. Kanker Usus, yup! sakit yang saya derita adalah kanker usus.

Apa itu Kanker Usus

Kanker usus (besar rectum) atau sering disebut kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang terjadi pada jaringan kolon/usus besar atau rektum. Untuk dapat lebih memahami mengenai kanker ini, mari kita pelajari sistem pencernaan manusia normal. 
Kanker kolon dan dubur dimulai dalam sistem pencernaan, juga disebut GI (gastrointestinal) sistem (lihat gambar di bawah).
Gambar Sistem Pencernaan Manusia


Sistem pencernaan memproses makanan untuk menghasilkan energi dan bagian terakhir dari system ini (yaitu di kolon/usus besar) menyerap cairan dan membentuk limbah padat (tinja) yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.
Setelah makanan dikunyah dan ditelan, makanan berpindah ke perut. Sebagian makanan dipecah ke dalam bagian-bagian kecil untuk dikirim ke usus halus. Usus halus adalah bagian terpanjang dari sistem pencernaan - sekitar 20 meter.
Usus halus juga menguraikan makanan dan menyerap sebagian besar nutrisi. Usus halus berujung pada usus besar yang panjangnya sekitar 5 meter. Usus besar menyerap air dan nutrisi dari makanan dan juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan limbah (tinja). Tinja ini selanjutnya bergerak dari usus besar ke dalam anus - 6 inci terakhir dari sistem pencernaan. Dari sana limbah keluar dari tubuh melalui lubang yang disebut anus.
Kanker usus besar dan kanker rektum memiliki banyak kesamaan. Kanker usus berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Sebagian besar kanker bermula sebagai polip usus. Polip adenoma ini dapat berkembang menjadi kanker. Mengangkat polip sedini mungkin dapat melindungi Anda dari kemungkinan terkena kanker.
Lebih dari 95% dari kanker usus besar dan rektum adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel yang melapisi bagian dalam usus besar dan rektum. 

Penyebab Kanker Usus

Penyebab kanker usus hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun ada beberapa faktor resiko yang meningkatkan terjadinya kanker usus, antara lain:
  • Usia: golongan orang tua (berusia diatas 50 tahun) lebih beresiko terkena kanker ussu
  • Pola makan minim sayuran dan buah-buahan
  • Obesitas atau penderita diabetes
  • Merokok dan/atau pecandu alkohol
  • Riwayat polip usus atau penyakit usus: orang-orang yang sering mengalami polip usus, penyakit ulcerative colitis ataupun penyakit Crohn, lebih besar resikonya untuk terkena kanker kolorektal
  • Riwayat kanker usus dalam keluarga: Jika Anda memiliki keluarga dekat (orangtua atau saudara kandung) yang menderita kanker ini, risiko Anda mungkin meningkat
 Gejala Kanker Usus

Kanker kolorektal biasanya tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Gejala biasanya baru timbul pada stadium lanjut. Gejala-gejala kanker usus, yaitu:

- Tinja berbentuk runcing(seperti pinsil)
- Darah dalam tinja
- Perubahan kebiasaan BAB (diare atau sembelit yang semakin intens).
- Sakit perut
- Sering kelelahan
- penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab jelas

Bagaimana Kanker Usus Diketahui

Anda yang berusia 50 tahun keatas ataupun memiliki riwayat keluarga terkena kanker usus, sangat disarankan untuk melakukan SKRINING secara berkala mulai usia 50 tahun untuk deteksi dini kanker usus.

Mengapa ? Karena ketika polip pra-kanker dan kanker usus besar ditemukan dan diobati pada tahap awal, angka kesembuhan mendekati 100 persen. Kolonoskopi umumnya dianggap sebagai skrining dan diagnosa terbaik untuk kanker usus besar.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah:
  • Kolonoskopi: teropong usus besar
  • Guaiac Fecal Occult Blood Test (‘gFOBT): untuk menemukan darah dalam tinja -gejala awal kanker usus, biasanya dilanjutkan dengan kolonoskopi
  • Enema barium: tablet barium dimasukkan ke dalam usus besar melalui anus kemudian dilakukan foto rontgen
  • Digital Rectal Examinations (DRE): colok dubur
  • Test penanda tumor CEA dan CA 19-9, yaitu melalui pengambilan sample darah untuk meneliti adanya peningkatan protein tertentu yang terkait dengan keberadaan kanker usus.
Tahapan Perkembangan Kanker Usus
  • Stadium 0 merupakan tahap ditemukannya sel-sel kanker hanya pada lapisan terdalam kolon atau rektum.
  • Stadium I merupakan tahapan dimana sel-sel kanker telah tumbuh ke dinding dalam kolon atau rektum, tetapi tapi belum tembus keluar.
  • Stadium II merupakan tahapan kanker yang mungkin telah menyerang jaringan di sekitarnya, tetapi belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium III merupakan tahapan dimana kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, tetapi belum menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  • Stadium IV merupakan tahapan kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain, misalnya hati atau paru-paru.
Pengobatan Kanker Usus

Empat jenis utama pengobatan untuk kanker kolorektal adalah:
- Pembedahan
- Radioterapi
- Kemoterapi
- Target terapi

Tergantung pada tahap kanker anda, dua atau lebih jenis pengobatan dapat digunakan pada saat yang sama, atau dilakukan satu persatu.

Pembedahan untuk Kanker Usus

Pembedahan biasanya merupakan pengobatan utama untuk kanker usus stadium awal.

Suatu Polipectomi adalah suatu metode yang biasa digunakan oleh dokter (ahli endoskopi) untuk mengangkat polip usus yang dianggap berbahaya (mengarah ke pra-kanker) pada saat dilakukannya kolonoskopi.

Bila sudah menjadi kanker, maka perlu dilakukan tindakan operasi yang disebut kolektomi atau reseksi segmental. Biasanya dokter akan mengangkat bagian usus yang terkena kanker (termasuk node getah bening didekatnya), dan kemudian menyambungkan kembali bagian usus yang tersisa.

Pada operasi ini, dokter mungkin menganggap perlu untuk membuat lumbang pembuangan tinja sementara (ostomi) di pinggang pasien untuk memberikan waktu ususnya sembuh.

Suatu bedah laparoskopi kolostomi (lihat gambar dibawah)- menggunakan tehnik yang lebih canggih yang tidak memerlukan sayatan panjang seperti pada operasi pembedahan biasa (open surgery). Beberapa manfaat dari metode ini adalah rasa sakit sesudah operasi jauh lebih berkurang dan pasien tidak perlu rawat inap terlalu lama di RS.  

Untuk jenis kanker dubur (rectum) stadium awal, dokter bisa melakukan pembedahan seperti eksisi local dan reseksi trans-anal local, dengan alat ditempatkan ke dalam anus, tanpa harus membuat sayatan pada kulit.

Pada kasus kanker usus dan kanker rectum tahap II dan III, mungkin memerlukan penanganan/pembedahan yang lebih serius, dengan salah satu metode ini:
  • Reseksi Low Anterior: Metode ini dilakukan bila posisi kanker terletak diatas rectum dekat dengan perbatasan usus besar. Dokter bedah perlu membuat sayatan terbuka pada perut untuk mengangkat bagian yang terkena kanker (beserta kelenjar getah bening terinfeksi), tanpa mempengaruhi Anus. Pada metode ini, pasien masih dapat BAB seperti biasa (melalui anus).
  • Proctectomy dengan colo-anal anastomotosis: Bila letak kanker diantara bagian tengah dan 2/3 bawah dubur, maka seluruh rektum dan usus besar yang melekat pada anus perlu diangkat. Ini disebut anastomosis colo-anal (anastomosis berarti koneksi). Ini adalah operasi yang sulit untuk dilakukan. Untuk itu dokter akan membuat kantong pembuangan tinja sementara (ostomi) hingga ususnya sembuh. Operasi kedua diperlukan kemudian untuk menutup pembukaan ostomi.
  • Reseksi Abdominoperineal (AP): bila kankernya berada pada bagian bawah rectum dekat dengan anus, maka ahli bedah perlu mengangkat juga anusnya. Akibatnya sebuah lubang pembuangan tinja (ostomi) permanent perlu dibuat untuk mengeluarkan tinja/kotoran dari tubuh pasien selanjutnya
  • Eksenterasi panggul: Jika kanker rektum sudah menyebar ke organ terdekat, maka diperlukan suatu pembedahan radikal, yang mungkin melibatkan pengangkatan usus besar, anus ataupun kandung kemih/prostate/rahim yang terinfeksi. Suatu ostomi diperlukan untuk pembuangan tinja permanent. Jika kandung kemih diangkat, sebuah urostomy (pembuka untuk buangan air seni) juga diperlukan.
Efek samping Pembedahan.

Efek samping dari operasi tergantung pada banyak hal, seperti tingkat operasi dan kesehatan umum seseorang sebelum operasi. Rasa sakit sesudah operasi, umum dirasakan. Efek lain yang mungkin timbul antara lain: pendarahan, pembekuan darah di kaki, dan kerusakan organ terdekat selama operasi.

Pada kasus yang jarang terjadi, sambungan usus bisa bocor dan menyebabkan infeksi. Selain itu setelah operasi, kemungkinan bisa timbul jaringan parut pada bagian kulit yang dioperasi.

Pembuatan ostomi ataupun urostomi juga kadang bisa menimbulkan rasa ganjil dan stress bagi pasien pada tahap awal. Untuk itu, diperlukan bimbingan dari paramedic Anda agar Anda bisa terbiasa menjalani kebiasaan BAB maupun berkemih yang baru.

Pembedahan juga bisa berdampak pada kehidupan seksual Anda. Beberapa efek samping yang mungkin timbul antara lain, tidak keluarnya air mani saat orgasme, gangguan ereksi pada pria, serta rasa sakit dan menurunnya gairah seksual pada wanita.

Radioterapi untuk Kanker Usus

Radioterapi dalam mengobati kanker usus terutama digunakan ketika sel-sel kankernya sudah menempel ke organ dalam atau ke lapisan dalam perut (abdomen). Dalam hal ini radioterapi digunakan setelah operasi pengangkatan untuk memastikan seluruh sel-sel kanker yang tersisa mati. Radiasi jarang digunakan untuk mengobati kanker usus besar yang telah menyebar (metastasis).

Untuk kanker rektum, radiasi sering diberikan baik sebelum atau setelah operasi untuk membantu mencegah kankernya kambuh.

Sebuah tehnik khusus radioterapi dapat dilakukan pada kasus kanker dubur dengan tumor kecil. Tehnik radio-surgery terapi ini memungkinkan pengangkatan tumor, tanpa perlu melakukan operasi pembedahan terbuka.

Brachytherapy (terapi radiasi internal): Dalam metode ini, pelet kecil atau biji bahan radioaktif ditempatkan langsung ke kankernya dalam jangka pendek dengan tujuan mematikan kankernya tanpa merusak jaringan sehat disekitarnya. Metode ini dilakukan untuk orang-orang yang karena satu dan lain hal tidak dapat menjalani operasi.

Kemoterapi untuk Kanker Usus

Kemoterapi (kemoterapi) melibatkan penggunaan obat-obatan melalui infus ke dalam aliran darah ataupun tablet minum untuk mematikan sel-sel kankernya. Kemo kadang digunakan sebelum operasi untuk mengecilkan kankernya, atau pada kasus kanker usus yang telah bermetastasis ke hati.

Target Terapi untuk Kanker Usus

Target terapi, kadang disebut sebagai smart drugs, yaitu hanya memfokuskan diri untuk mematikan sel-sel kankernya, sehingga tidak mengganggu sel-sel normal lainnya.

Contoh obat-obatan target terapi untuk kanker usus, adalah: bevacizumab (Avastin ®), panitumumab (vectibix), dan cetuximab (Erbitux). Obat ini merupakan antibodi monoclonal buatan (versi manusia) untuk menyerang kanker pada akar molekulnya.

Target terapi biasanya dilakukan bersamaan dengan kemoterapi untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. 

Pencegahan Kanker Usus

Tindakan terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker usus adalah dengan rajin mengkonsumsi serat (biji-bijian, buah-buahan dan sayuran).Hindari makanan yang berbahan pewarna, pengawet, alcohol dan rokok. Banyak minum air putih dan hindari stress.

Selain itu penting bagi Anda yang berusia diatas 50 tahun untuk rajin melakukan skrining kanker usus melalui teropong usus (Kolonoskopi) sebagai bagian dari periodic check up Anda.

Anda juga dapat meminum supplemen vitamin dan herbal, seperti Typhonium Plus® untuk meningkatkan daya tahan Anda. 

24 Juli 2010

Hijri Cal

Banyak orang Islam yang tidak hafal Nama-nama Bulan Hijriah. Hal ini disebabkan negara kita menggunakan penanggalan Masehi secara Nasional.

Padahal sebagai muslim, Ibadah-ibadah yang kita laksanakan berdasarkan dari penanggalan Hijriah.

Sebagai contoh Pelaksanaan Ibadah Shaum ramadhan yang beberapa hari lagi akan kita laksanakan bersandar pada perhitungan Hijriah.

Bagi anda yang kesulitan menentukan tanggal Hijriah anda bisa menggunakan software HijriCal yang dibuat oleh Jamal Al Nasir.


Software yang berukuran kecil ini memiliki beberapa kelebihan:

* Menampilkan tanggal Hijriah dan Masehi secara bersamaan
* Menampilkan tanggal-tanggal penting Islam
* Perhitungan berdasarkan posisi Bulan, yang dianggap paling akurat daripada perhitungan berdasarkan letak Matahari
* Menampilkan tanggal secara langsung antara Hijriah dan Masehi
* Sangat mudah diinstall dan digunakan.

Jika anda ingin mengunduhnya anda dapat mengunduhnya disini: www.yanahaudy.net

06 Juli 2010

Jurus Polri Menutup Aib & Restrukturisasi, Pengalihan Isu Ke Video Porno?


Barangkali kalau tidak diwaspadai sungguh-sungguh, gunjang-ganjing video porno yang patut dapat diduga melibatkan penyanyi tenar Ariel Peterpan maka kita semua akan terkecoh.

Mengapa? Sebab saat ini ada ambisi besar dari MABES POLRI yang sedang diupayakan untuk disetujui oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama.
Khusus untuk Presiden SBY, ambisi besar MABES POLRI adalah meminta kenaikan anggaran tahun 2011 menjadi sekitar Rp. 30 Triliun (dari anggaran sekitar Rp. 27 Triliun). Dan diatas itu, ambisi paling mendesak lain dari MABES POLRI adalah restrukturisasi yang bertujuan men-jenderalkan lebih banyak lagi anggotanya.

Termasuk diantaranya berangan-angan membuat pos jabatan Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menjadi pos jabatan untuk Jenderal bintang 2 alias Inspektur Jenderal.

Sebelumnya, jabatan Kepala Densus 88 Anti Teror dikepalai oleh Jenderal bintang 1.

Betapa tingginya dan sangat berlebihan menempatkan seorang Jenderal berbintang 2 menjadi kepal DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR, sementara di jajaran TNI skup kecil setingkat Detasemen hanya dipimpin oleh sebatas perwira menengah.

Tiga sampai empat tingkat lebih tinggi tingkatan kepangkatan di Polri dibandingkan TNI (dan barangkali di negara-negara lain juga demikian).

Menempatkan seorang Jenderal berbintang 2 menjadi Kepala DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR adalah seperti lucu-lucuan atau ibaratnya pelajaran mengarang bebas yang pantas untuk dikecam sekeras-kerasnya.

Kepala Densus mau dibuat menjadi job bagi Jenderal berbintang 2.

Lalu Densus dipisahkan dari Bareskrim.

Kemudian, pasukannya di daerah TIDAK ADA LAGI sebab di seluruh Polda sudah tidak ada anggota Densus.

Sehingga tugas si Kepala Densus (versi baru) tadi hanya sebatas pengambil kebijakan.

Pertanyaannya adalah kebijakan atas apa?

Kebijakan atas penanganan terorisme di Indonesia?

Oke, kalau tugasnya sebatas pengambil kebijakan maka secara hierarki siapa yang harus menjalankan kebijakan itu dengan menggunakan sistem komando ?

Tidak ada sebab Kepala Densus tidak punya pasukan.

Penanganan terorisme di Indonesia tidak bisa hanya diserahkan penggodokan kebijakan-kebijakannya kepada satu orang manusia saja yang bernama KEPALA DENSUS.

Tidak bisa!

Densus, di masa yang akan datang tidak akan lagi ada ditemukan di struktur kepolisian daerah (Polda).

Mereka akan ditarik ke Mabes Polri dan bertransformasi menjadi sebuah korps laiknya brigadir mobile (Brimob).

“Di wilayah nanti hanya ada CRT (crisis respond team), sebagai pemukul yang sudah dididik di Amerika. Nantinya (CRT) ada dibawah Dan Sat Brimobda (Komandan Satuan brigadir mobile daerah),” kata Kapolri Jenderal pol Bambang Hendarso Danuri, di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Densus akan dipimpin oleh jenderal bintang dua, bukan lagi jenderal bintang satu seperti yang sekarang ini.

Detasemen itu hanya akan mengurusi pengambilan kebijakan di pusat. Namun, mereka akan flexibel jika suatu waktu diperlukan tenaganya.

Sehingga, patut dapat diduga gunjang ganjing video porno adalah pengalihan isu untuk mengaburkan ambisi-ambisi besar ini supaya selamat terlaksana sesuai harapan MABES POLRI (tanpa ada hambatan, kritikan dan pemberitaan media massa yang dapat mempengaruhi pemikiran Presiden SBY).

Ambisi lain yang juga sedang diupayakan oleh MABES POLRI adalah turunnya bantuan dari Amerika Serikat terkait pembentukan CRISIS RESPOND TEAM (CRT) yang akan ditempatkan di sejumlah Polda di wilayah Indonesia untuk menggantikan Pasukan Densus 88 Anti Teror.

Sehingga, jika saat ini pemberitaan media massa dapat digiring dan dialihkan ke isu lain yang gaungnya bukan membuka borok-borok POLRI maka barangkali Presiden SBY dan Presiden Barack Hussein Obama bisa lebih “murah hati” untuk mempercepat kebaikan hati mereka mengabulkan permintaan-permintaan Polri dalam bentuk apapun.

Dugaan tentang adanya pengalihan isu ini adalah untuk mengikis habis resistensi yang dapat digelembungkan ke permukaan oleh kekuatan media massa.

Tampaknya, MABES POLRI menyadari kekuatan media massa dalam membentuk opini publik. Padahal saat ini, Presiden SBY sedang mempertimbangkan usulan restrukturisasi itu.

Neta S. Pane Ketua Presidium Indonesia Police Watch mengatakan bahwa usulan restrukturisasi yang diajukan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri itu harus ditolak oleh Presiden SBY.

“Itu pemborosan bagi negara. Untuk apa Polri menghapus Polwil misalnya, tetapi strutur di atas dibuat menjadi sangat gemuk. Anggaran Polri akan terkuras untuk membayar gaji para jenderal itu. BHD sepertinya ingin berbaik hati kepada anggotanya sehingga pos-pos jabatan bagi para Jenderal diperbanyak” kata Neta S. Pane.

Neta S. Pane juga mengecam dengan keras rencana Kapolri Bambang Hendarso Danuri yang mau menempatkan Jenderal berbintang 2 memimpin Densus 88 Anti Teror.

“BHD ini semaunya sendiri saja merancang struktur organisasi Polri yang baru. Densus akan dipimpin Jenderal berbintang 2, lho untuk apa ? Pekerjaan Densus itu tidak setiap hari. Mereka hanya akan diturunkan kalau ada kasus terorisme. Densus memang harus ada di berbagai Polda agar ketika di daerah terjadi kasus terorisme maka anggota Densus dari Polda terdekat yang akan diterjunkan. Kalau sekarang Densus dibuat tidak punya pasukan di daerah, terlalu berlebihan dan terlalu besar jika posisi Kepala Densus diberikan kepada Jenderal berbintang 2″ kata Neta S. Pane.

Jadi menurut Neta S. Pane, draft perubahan struktur organisasi Polri yang baru memang harus ditolak dan jangan sampai disetujui oleh Presiden SBY.

“Kami mendapat copy dari draft susunan organisasi baru Polri yang dirancang BHD itu. Nanti akan ada 8 job untuk Jenderal berbintang 3 dan sedang dipertimbangkan untuk menempatkan Jenderal berbintang 3 juga untuk menjadi Staf Ahli. Selama ini Staf Ahli hanya untuk Jenderal berbintang 2. Kalau Staf Ahli untuk Jenderal berbintang 3 juga maka akan ada 9 kursi untuk Jenderal berbintang 3. Ini hanya akan memboroskan anggaran kepolisian jika terlalu banyak JENDERAL yang mau dibuat di Polri. Selama ini 60 persen anggaran Polri itu tersedot untuk operasional. Jika struktur baru yang akan menghasilkan sekitar 240 JENDERAL di tubuh Polri, maka nantinya anggaran Polri akan tersedot sebagai 80 %. Besar sekali pemborosannya !” lanjut Neta S. Pane.

Neta S. Pane juga mengkritik kebiasaan Polri meminta bantuan secara langsung dari AMERIKA SERIKAT.

“Ini tidak boleh dibiarkan oleh Pemerintah dan DPR. Polri tidak boleh seenaknya mengajukan proposal bantuan dalam bentuk apapun secara langsung kepada PEMERINTAH AMERIKA dan seluruh perangkatnya. Apalagi Densus 88 atau CRT yang sedang dipersiapkan itu. Kalau CRT juga atas didikan Amerika bahwa bisa-bisa CRT itu akan menjadi LASKAR AMERIKA yang tersusupkan di Indonesia. Harus ada kontrol yang kuat dari semua pihak bagi Polri jika hendak mendapatkan bantuan dari negara lain. Bahkan kalau perlu, tidak boleh lagi mengajukan secara langsung proposal bantuan apapun kepada AMERIKA. DPR harus mengawasi masalah ini. Apa-apaan itu, kalau cuma Polri saja yang mau menikmati semua bentuk bantuan dan pelatihan dari AMERIKA?” ungkap Neta S. Pane.

Sehingga kalau belakangan ini, gunjang ganjing video porno yang patut dapat diduga melibatkan sejumlah artis maka seluruh pemberitaan media massa saat ini tersedot pada 2 hal besar saja di tanah air tercinta ini yaitu Piala Dunia dan Video Porno.

Semua aib dan dugaan keterlibatan perwira tinggi Polri dalam sejumlah kasus pengemplangan pajak yang mencuatkan nama Gayus Tambunan, seakan tenggelam.
Raib di telan bumi.

Polri seakan menikmati tenggelamnya semua pemberitaan yang terus menerus menyudutkan mereka karena segala borok menjadi terpampang jelas di media massa.

Apalagi kekuatan-kekuatan Islam, misalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Front Pembela Islam (FPI) dan berbagai unsur Islam lainnya, sangat keras mengecam gunjang ganjing video porno ini.
Densus 88 Anti Teror yang selama ini banyak terlibat dalam kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang mengorbankan umat Islam di Indonesia atas nama penanganan terorisme, seakan terselamatkan oleh situasi ini.

Contoh nyata adalah penembakan brutal di malam takbiran tahun 2006 yaitu Densus 88 Anti Teror (atas perintah dari seorang petinggi Polri) menembaki sebuah Pondok Pesantren di Poso, Sulawesi Tengah.

Komnas HAM menyatakan POLRI secara nyata telah melakukan PELANGGARAN HAM pada peristiwa penembakan di malam takbiran tahun 2006 di Poso.

Bukan TNI yang dinyatakan melakukan PELANGGARAN HAM oleh Komnas HAM atas peristiwa brutalisme itu, melainkan POLRI atau tepatnya Densus 88 Anti Teror Polri.

Kemudian, atas perintah dari petinggi Polri yang sama maka Densus 88 Anti Teror juga menembaki perumahan warga sipil di Poso tanggal 22 Januari 2007 yang menewaskan belasan warga sipil.

Densus 88 Anti Teror yang mengaku hendak menangkap orang-orang yang dididuga teroris serta masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) justru menewaskan belasan umat Islam yang namanya tidak termasuk dalam DPO.

Komnas HAM juga menyatakan bahwa POLRI telah melakukan PELANGGARAN HAM pada peristiwa yang brutal dan sadis ini bulan Januari 2007.

Sekali lagi, bukan TNI yang dinyatakan melakukan PELANGGARAN HAM oleh Komnas HAM atas peristiwa brutalisme itu, melainkan POLRI atau tepatnya Densus 88 Anti Teror Polri.

Jujur saja, memang ada tindakan-tindakan Densus 88 Anti Teror yang sudah sangat berlebihan dan merugikan umat Islam di Indonesia.
Ini fakta.
Ini realita.

Jadi, jika memang saat ini ada ambisi tertentu dari Mabes Polri terkait restrukturisasi agar bisa mulus mendapat persetujuan Presiden SBY, ambisi itu tidak bisa dibiarkan melaju tanpa filter yang kuat dari fungsi kontrol sosial yang dimiliki oleh rakyat Indonesia lewat kekuatan media massa.

Presiden SBY jangan menyetujui usulan-usulan yang memang berpotensi untuk membebani bangsa dan negara.

Presiden SBY jangan menyetujui bagian-bagian tertentu dalam usulan restrukturisasi Polri, jika memang tidak tepat untuk difungsikan dalam organisasi Polri.

Polri juga jangan mengakal-akali gerak laju ambisi mereka ini dengan cara mengalihkan isu.

Bertugaslah dengan baik.
Jangan tutupi aib dan borok yang ada, dengan cara mengalihkan isu ke masalah-masalah pornografi.

Bereskan dan tertibkan dulu ke dalam organisasi Polri.

Bersihkan dulu dan tegakkan reformasi birokrasi di tubuh Polri, baru agresif menindak keluar.

Jadi jangan akal-akalan cari selamat dengan cara mengalihkan isu.
Apalagi mendramatisir isu pornografi. Dimana asas keadilan jika hanya satu sisi saja ingin menegakkan hukum ? Hendaklah Polri jangan seperti permainan sulap. SIM SALABIM .. hap, hilang semua pemberitaan negatif yang menyoroti semua aib dan borok anggota, dengan cara mengalihkan ke isu video porno.

Hap, hancurkan nama baik, karier dan reputasi artis-artis ternama, yang penting jenderal-jenderal Polri aman sentosa & selamat dari kejaran pemberitaan ?

Oh, malangnya para artis ternama ini.

Ini sama dengan tren menangkapi artis-artis lewat kasus-kasus narkoba tetapi POLRI tak berkutik dan tak bernyali menangkap PERWIRA TINGGI POLRI yang patut dapat diduga mencuri barang bukti narkoba dan menjadi beking MAFIA-MAFIA NARKOBA INTERNASIONAL di negeri ini???

Memalukan …

Dikutip dari: kabarnet.wordpress.com

02 Juli 2010

Koneksi Broadband Jadi Hak Warga Negara Finlandia

JAKARTA, KOMPAS.com - Finlandia menjadi negara pertama di dunia yang menetapkan koneksi broadband (jaringan pita lebar) sebagai hak yang berlaku bagi setiap warga negara. Mulai 1 Juli 2010, setiap orang Finlandia akan memiliki hak untuk mengakses koneksi Internet broadband dengan kecepatan 1 Mbps (megabit per detik).

Tak cukup hanya itu. Finlandia juga berjanji akan menyediakan kecepatan koneksi Internet untuk setiap orang hingga 100 Mbps pada tahun 2015.

Mulai 1 Juli, seluruh perusahaan telekomunikasi di Finlandia harus mampu menyediakan jaringan broadband kepada seluruh penduduk dengan kecepatan minimum 1 Mbps.

"Kami melihat peran dari Internet bagi orang Finlandia dalam kehidupan sehari hari. Layanan Internet kini tak hanya untuk hiburan," kata Menteri Komunikasi Finlandia Suvi Linden menjelaskan pemikirannya dibalik peraturan ini.

Ia mengatakan, Finlandia telah bekerja keras untuk membangun masyarakat informasi dan dalam dua tahun yang lalu kami menyadari tak semua orang mendapatkan akses. Sekira 96 persen populasi di Finlandia saat ini sudah terhubung ke Internet.

Sebuah polling menunjukkan bahwa awal tahun ini ditemukan hampir 4 dari 5 orang di seluruh dunia mempercayai bahwa akses Internet adalah hak yang fundamental (mendasar).

Waaahhhhh..., kapan hal ini akan terjadi di Indonesia kita yang tercinta ini???