11 April 2010

Communica-Tour, Aplikasi Wisata Buatan Bandung

BANDUNG - Dua mahasiswa semester 6 Institut Teknologi Bandung (ITB) nampak bangga mempresentasikan hasil karya mereka. Sebuah aplikasi mobile untuk menjelajah seluruh kawasan wisata di Indonesia lahir dari ide kreatif keduanya.

"Aplikasi ini dinamakan Communica-Tour. Fungsinya adalah membantu para wisatawan agar tidak menemui kesulitan berkaitan dengan bahasa dan budaya setempat. Juga memudahkan mereka menemukan sebuah tempat wisata, lengkap dengan profil kawasan yang akan dikunjungi," kata Alfadho Khasroh, mempresentasikan buah karya dengan rekannya Ivan Ibnualim.

Alfadho dan Ivan yang ditemui usai acara peresmian kerjasama Forum Nokia dengan ITB di Green Hill Universal Hotel, Bandung, Kamis (12/2/2010) sepakat bahwa aplikasi semacam ini dibutuhkan untuk membantu para wisatawan di Indonesia. Ditambah lagi, kini hampir semua orang menggunakan ponsel. Menurut mereka, aplikasi di ponsel semacam ini bisa sangat membantu penggunanya saat berada dimana saja, serta membuat perjalanan wisata menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Communica-Tour yang berjalan di OS (Operating Systems) Symbian 8 dan 9 ini memiliki empat fungsi utama. Yaitu fungsi translator untuk penerjemahan bahasa, maps untuk mengetahui letak sebuah lokasi, native culture untuk mengetahui dan memahami adat istiadat setempat, dan tourism profile untuk mengetahui sejarah dan segala hal terkait tempat wisata yang akan dikunjungi.

"Untuk fungsi native culture, misalnya kalau datang ke suatu daerah, kebiasaannya akan berbeda-beda. Ada hal-hal yang boleh dan tidak dilakukan. Dengan mengetikkan keyword daerah yang disinggahi, penggunanya bisa tahu kebiasaan setempat. Jadi membantu mereka dalam bersikap sesuai adat setempat," terang Ivan menerangkan salah satu fungsi yang ada pada Communica-Tour.

Aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman Qt ini masih akan dikembangkan. Salah satunya dengan menambahkan fitur 'say it' pada fungsi penerjemahan bahasa. Fungsi ini akan sangat membantu wisatawan mengucapkan sebuah kata atau kalimat. Apabila pengerjaannya telah benar-benar rampung, Communica-Tour akan segera memasuki pangsa pasar aplikasi di Ovi Store milik Nokia.

Dibutuhkan waktu satu bulan untuk membuat Communica-Tour. Menurut Alfadho dan Ivan, waktu pembuatan aplikasi bervariasi bergantung tingkat kerumitannya.

"Ada yang satu bulan bisa jadi, ada yang bikinnya bisa sampai satu semester. Kalau lagi asik bikin aplikasi, kita bisa sampai menginap di lab, tidur dan mandi dan makan disana. Lab itu sudah seperti rumah saja," ujar keduanya sambil tertawa.

Seperti yang dikutip pada http://techno.okezone.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda...